Informasi

25 Februari 2018

Renungan

Kisah inspiratif juga sebagai renungan buat kita semua...

Dari grup sebelah

Hajjah sopiah, pemilik salah satu usaha percetakan terkemuka di wiradesa, memang dikenal masyarakat atas kedermawanannya, seakan harta telah begitu tak berharga baginya.
Seakan dunia telah begitu hina di matanya.
Inilah mungkin sosok nyata orang yg dunia di tangannya dan akhirat di hatinya.

Maka beberapa orang pengusaha muda yg bersemangat mendatangi beliau.

"Ajarkan pada kami Ji, bagaimana caranya agar kami seperti hajjah sopiah."
"Bisa bisnis maju sukses, tidak cinta pada harta dan tidak sayang pada kekayaan.. hingga seperti hajjah sopiah
*bersadaqah terasa ringan"*

*"Wah"*, sahut Hajjah sopiah tertawa,

*"Antum salah alamat !"*

*"Lho ?"*

"Lha iya... kalian datang pada orang yg salah. Lha saya ini *SANGAT SAYANG JG MENCINTAI HARTA SAYA."*
*"Saya ini sangat mencintai Aset yg saya miliki "*!!!

"Lho ?"

"Kok lho?? Lha sebab saking cinta dan sayangnya saya pada harta, *SAMPAI-SAMPAI SAYA TIDAK RELA MENINGGALKAN HARTA SAYA DI DUNIA INI."*
*"AKAN SAYA BAWA MATI DIKUBUR DENGAN HARTA BISNIS SAYA.."*
"Saya *TIDAK MAU BERPISAH* dengan kekayaan saya."

Makanya sementara ini saya titip-titipkan dulu :
*"TITIP pada Masjid."*
*"TITIP pada anak Yatim."*
*"TITIP pada Fakir miskin."*
*"TITIP pada Madrasah."*
*"TITIP pada Pesantren."*
*'TITIP pada pejuang fii sabilillah."*
*"TITIP pada Guru2 Agama."*
*"TITIP pada Karyawan yg rajin Ibadah."*
*"TITIP pada sodara dan karyawan yg dirawat sakit."*

*"Alhamdulillah ada yg berkenan mau dititipi, saya senang sekali."*
*"Alhamdulillah ada yg sudi diamanati, saya bahagia sekali."*
*"Insya Allah DI AKHIRAT NANTI SAYA BISA AMBIL LAGI, TITIPAN SAYA."*

"Saya ingin kekayaan saya itu *DAPAT SAYA NIKMATI BERLIPAT-LIPAT di ALAM KUBUR dan di AKHIRAT"*

Jadi..! Siapa bilang harta tdk dibawa mati ?
*HARTA ITU DIBAWA MATI !!*

Caranya ?

*JANGAN BAWA SENDIRI...*
Minta tolong *dibawakan oleh anak Yatim, Fakir miskin, orang-orang yg berjuang di jalanNYA dll.*
Karena anak dan keluarga sy cuma kasih kain kafan putih saja ketika sy sdh meninggal nanti.

Semoga menjadi renungan kita para sahabat yg soleh dan solehaha.

Rasulullah S.A.W bersabda :
*"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala."*
(HR. Al-Bukhori)

23 Februari 2018

Kisah Inspiratif

Alkisah suatu hari ada seorang pengemis mengetuk pintu rumah Rasulullah SAW...

Pengemis itu berkata: "saya pengemis ingin meminta sedekah dari Rasulullah."

Rasulullah bersabda: "Wahai Aisyah berikan baju itu kepada pengemis itu".

Sayyidah Aisyah pun melaksanakan perintah Nabi...

Dengan hati yang sangat gembira, pengemis itu menerima pemberian beliau, dan langsung pergi ke pasar serta berseru di keramaian orang di pasar:
"Siapa yang mau membeli baju Rasulullah? ".

Maka dengan cepat berkumpullah orang-orang, dan semua ingin membelinya.

Kemudian ada seorang kaya namun buta yang mendengar seruan tersebut, lalu menyuruh budaknya agar membelinya dengan harga berapapun yang diminta, dan ia berkata kepada budaknya:
"jika kamu berhasil mendapatkannya, maka kamu merdeka".

Akhirnya budak itupun berhasil mendapatkannya. Kemudian diserahkanlah baju itu pada tuannya yang buta tadi.

Alangkah gembiranya si buta tersebut, dengan memegang baju Rasulullah itu, orang buta tersebut kemudian berdoa dan berkata:
"Yaa Rabb dengan hak Rasulullah dan berkat baju yg suci ini, kembalikanlah pandanganku... ".

Masyaa Allah...
dengan izin Allah, spontan orang tersebut dapat melihat kembali.

Keesokan harinya, iapun pergi menghadap Rasulullah dengan penuh gembira dan berkata: "Wahai Rasulullah... pandanganku sudah kembali dan aku kembalikan baju anda sebagai hadiah dariku... ".

Sebelumnya orang itu menceritakan kejadiannya sehingga Rasulullah pun tertawa hingga tampak gigi gerahamnya, padahal biasanya Rasulullah jarang sekali tertawa...

Kemudian Rasulullah bersabda kepada Sayyidah Aisyah: "Perhatikanlah baju itu wahai Aisyah, dengan izin dan berkahNya, ia telah mengkayakan orang yang miskin, menyembuhkan yang buta, memerdekakan budak dan kembali lagi kepada kita."

Masya Allah ...

Al-Imam as-Suyuti menyebutkan dalam salah satu kitabnya bahwa pahala shadaqah itu ada 5 macam:

أَنَّ ثَوَابَ الصَّدَقَةِ خَمْسَةُ أَنْوَاعٍ : وَاحِدَةٌ بِعَشْرَةٍ وَهِيَ عَلَى صَحِيْحِ الْجِسْمِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِيْنَ وَهِيَ عَلَى الْأَعْمَى وَالْمُبْتَلَى ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةٍ وَهِيَ عَلَى ذِي قَرَابَةٍ مُحْتَاجٍ ، وَوَاحِدَةٌ بِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى الْأَبَوَيْنِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى عَالِمٍ أَوْ فَقِيْهٍ اهـ
(كتاب بغية المسترشدين)

" Sesungguhnya pahala bersedekah itu ada lima kategori :

1) Satu dibalas sepuluh (1:10) yaitu bersedekah kepada orang yang sehat jasmani.

2) Satu dibalas sembilan puluh (1:90) yaitu bersedekah terhadap orang buta, orang cacat atau tertimpa musibah, termasuk anak yatim dan piatu.

3) Satu dibalas sembilan ratus (1:900) yaitu bersedekah kepada kerabat yang sangat membutuhkan.

4) Satu dibalas seratus ribu (1: 100.000) yaitu sedekah kepada kedua orangtua.

5) Satu dibalas sembilan ratus ribu (1 : 900.000) yaitu bersedekah kepada orang yg alim atau ahli fiqih.

[Kitab Bughyatul Musytarsyidin].

Wallahu'alam bissawab,
Semoga Allah SWT mendekatkan kita hari ini dengan segala kebaikan yg ada di dalamnya dan  memudahkan kita untuk bermurah hati, suka bersedekah dengan ikhlas...aaaminnnn...